Selasa, 20 Juli 2010

BAKMI JOGJA PIYAMAN






Sebagai warga Piyaman Wonosari Gunungkidul kami sangat bangga karena dengan kekayaan ketrampilan kami di Desa Piyaman khususnya bidang BAKMI , maka tidak ragu lagi kami membawa ketrampilan ini untuk dikembangkan menjadi sebuah PELUANG BISNIS yang sangat menjanjikan . Kenapa ? Karena Masakan Bakmi Jogja Piyaman , sudah mampu membawa nama Desa PIYAMAN banyak dikenal orang . Di Tangerang khusunya nama BAKMI JOGJA PIYAMAN sudah mendengar semua , apalagi Penduduk Tangerang mayoritas di dominasi oleh orang JAWA . Berawal melihat dari sebuah BISNIS RESTORAN yang mempunyai konsumen hanya “ ORANG ORANG KAYA” dan menjadikan kita “ HANYA BISA MELIHAT “ tanpa bias mencoba , maka kami membawa BAKMI yang memang di Kota WONOSARI GUNUNGKIDUL sudah tidak asing lagi , bahkan pedagang hanya berjarak satu KM sudah ada lagi dan ada lagi .Terkadang bahkan dengan jarak yang lebih dekat , respon masyarakat memilih BAKMI sebagai makanan faforit membuat Peluang usaha tersendiri bagi yang bisa melihat itu sebuah peluang bisnis .Alhamdulillah , dengan berbagai macam cobaan dan rintangan kami hadapi selama 8 Tahun dan membuahkan hasil yang luar biasa . Bila dibandingkan dengan bekerja sebagai karyawan harian atau buruh kasar , usaha ini mampu memberikan penghasilan yang lebih dari cukup . Ukuran cukup sangat fleksibel . Pada Tahun 2002 tepatnya bulan Februari , usaha ini kami mulai dengan konsep sangat sederhan bahkan sangat sederhana , dibawah TENDA BIRU seperti lagunya DESY RATNASARI …diterpa angin , dikejar Polisi Pamong Praja , dan banyak yang iri dengki karena merasa mempunyai saingan dalam usahanya .Tungku ASLI TANAH , PENGGORENGAN/ “WOJO” , GEROBAK dan segudang peralatan di impor langsung dari WONOSARI GUNUNGKIDUL . Kesabaran , keuletan , ketekunan kita selalu diuji seperti ketika kita belajar , setiap akan naik kelas pasti ada ujian . Mampu atau tidak ? itu bagaimana kita bersikap .Masa lalu atau masa depan yang kita inginkan .


1 komentar: